Sabtu, 09 April 2016

Selamat ulang tahun, Bapak

Kemarin, 8 April merupakan hari spesialmu kan pak. Maaf, hari kemarin aku tak sempat untuk pulang karena ada beberapa kesibukan yang tak bisa kutinggalkan. Kepada Bapak yang berulang tahun, di hari yang membuat usiamu bertambah satu tahun aku ingin mempersembahkan sebuah tulisan yang mungkin tak sempurna ini. Mungkin tulisan ini hanya sepersekian dari perwakilan perasaan sayang dan cintaku padamu. Karena perasaan cintaku untukmu tak pernah bisa digambarkan bahkan dijelaskan dengan kata-kata apapun kecuali perasaan itu sendiri.

Buatku, Bapak adalah segalanya. Bapak adalah cinta pertama anak-anak perempuannya. Bapak adalah seorang pria yang dalam diam tetap mendoakan putrinya dari dia belum terlahir di dunia hingga sekarang dia sudah beranjak dewasa. Bagiku doa apapun yang kau berikan untukku adalah obat terbaik saat aku sedang merasa lelah dan sedih, selain doa dari Ibu tentunya. Terima kasih tak henti-hentinya kuucapkan untuk membawaku dalam setiap doamu, Bapak.

Suatu saat nanti, anak perempuanmu ini pasti akan dipinang oleh seorang laki-laki. Tapi jika aku bisa meminta, aku ingin mendapatkan seorang laki-laki seperti dirimu. Seorang pria yang memperlakukanku seperti putri, yang ingin selalu melihat istri dan anaknya bahagia, tidak peduli apapun yang dia lakukan dia hanya ingin melihat keluarganya bahagia walaupun itu harus mengorbankan perasaannya, yang tidak ingin melihat putrinya menangis dan selalu melindungi putrinya. Namun buatku kau tetap cinta pertama yang tak terganti. Seorang pria yang sangat berarti untukku.

Terima kasih Bapak, tak akan pernah bibir ini bosan mengucap terima kasih karena kau adalah orang yang selalu ada, kau adalah pandangan kemana aku akan melangkah nantinya. Setiap nasihatmu adalah cambuk yang paling ampuh untukku, walaupun pada kenyataannya aku masih sering menentangmu dan sangat amat sering membuatmu marah. Perdebatan kecil yang berujung pada diam selalu terjadi hampir setiap harinya. Bentakan dari dirimu hampir selalu kudengar tiap kali kita sedang berbicara secara langsung bahkan juga via telfon. Kau memang orang yang sangat keras, apalagi denganku yang sering berbuat salah ini. Tapi aku juga tau, kau tetap menyayangiku bahkan tak pernah berubah sedikitpun.

Bapak, mungkin aku adalah anak perempuan yang sering membuat tekanan darahmu menjadi tinggi. Ya, aku memang sangat berbeda dari kakak. Dia selalu menuruti apa yang kau katakan, tapi aku? Selama aku rasa itu tidak sesuai dengan apa yang aku mau, pasti aku akan menentang dan perdebatan akan terjadi diantara kita. Terima kasih untuk kesabaranmu selama ini, terima kasih kau tak pernah letih menghadapi aku yang keras kepala dan egois ini. Tapi jika kau telah merasa letih, aku meminta maaf, dan tolonglah untuk tetap sabar menghadapiku.

Engkau selalu mendorongku disaat aku mulai merasa lelah, engkau selalu mengingatkanku untuk terus bersemangat untuk mencapai segala cita-citaku. Selama 19 tahun ini, mungkin aku hanya bisa merepotkan bapak, dari mulai masalah sekolah hingga masalah keluar masuk rumah sakit. Aku berjanji pada diriku sendiri pak, aku akan membuat  tiap detik waktumu bahagia. Aku hanya ingin melihatmu menangis bahagia, bukan menangis karena terluka. Walaupun akulah yang sering menjadi alasanmu terluka, tapi jujur aku tak pernah bermaksud untuk membuatmu terluka.

Bapak adalah ayah terhebat di dunia. Bapak adalah kebanggaan, panutan sekaligus kesayangan Ibuk, Mba Jo, dan aku tentunya. Doa yang selalu kita berikan untuk bapak tak akan pernah putus, sekalipun oleh jarak yang jauh. Setiap detik perhatian dan barisan kalimat bijaksana yang selalu kau berikan tak akan pernah kulupakan. Kau mengajarkan kami untuk menjadi pribadi yang baik, kau mengajarkan kami tentang keikhlasan, dan kau juga yang mengajarkan kami untuk mengerti arti ketulusan yang tak terbalaskan.

Untuk pria yang sangat susah untuk diajak foto, yaa Bapak merupakan seorang yang tidak suka foto, itulah sebabnya banyak foto keluarga kita yang tanpa ada bapak karena dialah yang mengambil foto kita saat itu. Selamat ulang tahun, Bapak. Sehat selalu ya pak, tetap menjadi inspirasi kita semua. Sampai kapanpun, bapak tetep kebanggaan kita. Semoga Tuhan selalu melindungi dan memberi kebahagiaan untuk bapak. Amin.

kesekian kalinya Bapak selalu ada di rumah sakit demi putrinya, makasih pak :')
"Meski usia terus bertambah dan semakin menua. Cintaku padamu tak akan pernah ikut menua."
-  ur little daughter, Fransiska Melania Hidayanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar